Edukasi Gizi dan Pangan Lokal sebagai Strategi Pengabdian Masyarakat untuk Menurunkan Risiko Stunting di Kota Kendari

Authors

  • Nasir Nasir Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Titi Fatmawati Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Asmawati Asmawati Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Ersyanda Yunarzat Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Marlina Deli Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Nini Fitriani Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Sahidin Sahidin Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • La Baso Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Nuraidah Nuraidah Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Hajaruddin Hajaruddin Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Nasriah Nasriah Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Rapena Rapena Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Saharuddin Saharuddin Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Roslani Roslani Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Sri Marni Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Astinaningsih Astinaningsih Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Fitriany Amir Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Eka Mariati Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Dwi Wahyuningsih Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Hamsah Dzul Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Lilianti Lilianti Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Abubakar Abubakar Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author
  • Rasid Rasid Universitas Muhammadiyah Kendari, Indonesia Author

Keywords:

stunting, pelibatan masyarakat, edukasi gizi dan pangan lokal

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional mencapai 19,8% pada tahun 2024. Kondisi ini berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif dan produktivitas generasi muda di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan seminar edukasi gizi berbasis pangan lokal sebagai strategi pencegahan stunting sekaligus bentuk pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa. Kontribusi utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran orang tua, guru, dan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif sehat dan terjangkau. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui seminar interaktif yang menghadirkan dua narasumber, melibatkan 40 peserta, serta memanfaatkan data kuesioner, observasi, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, 78% termotivasi untuk menggunakan pangan lokal, dan 70% siap mengubah pola konsumsi keluarga. Diskusi interaktif juga memperkuat kesadaran kolektif antara guru, orang tua, dan anak dalam upaya pencegahan stunting berbasis komunitas. Kesimpulannya, kegiatan seminar ini berhasil menjawab tujuan penelitian, yakni memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal. Temuan ini sekaligus mempertegas pentingnya pelibatan masyarakat dalam bentuk seminar interaktif sebagai model praktis pengabdian yang dapat direplikasi di komunitas lain untuk mendukung target nasional penurunan stunting.

References

Anwar, B., & Rahman, S. (2020). Community-based intervention for reducing stunting in Indonesia. International Journal of Community Medicine and Public Health, 7(9), 3345–3352.

Astin, A. W., Vogelgesang, L. J., Ikeda, E. K., & Yee, J. A. (2000). How service learning affects students. Los Angeles, CA: Higher Education Research Institute.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2021). Rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting 2021–2024. Jakarta, Indonesia: Bappenas.

Black, R., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., ... & Uauy, R. (2013). Maternal and child nutrition: Building momentum for impact. The Lancet, 382(9890), 372–389.

Bringle, R., & Hatcher, J. (2002). A service-learning curriculum for faculty. Michigan Journal of Community Service Learning, 2(1), 112–122.

Dewi, L., & Kartika, A. S. (2021). Peran pendidikan gizi dalam perubahan perilaku konsumsi. Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics, 8(2), 102–110.

Handayani, S., Putri, R., & Fitria, D. (2020). Edukasi gizi terhadap pengetahuan ibu balita dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 145–152.

Headey, T., Hoddinott, K., & Park, J. (2018). Drivers of nutritional improvement in developing countries. World Development, 109, 27–44.

Hidayat, M., & Rukmana, L. (2022). Edukasi gizi dalam peningkatan pengetahuan keluarga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 77–84.

Ife, J. (2016). Community development in an uncertain world. Cambridge, UK: Cambridge University Press.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Laporan nasional riset kesehatan dasar. Jakarta, Indonesia: Kemenkes.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Jakarta, Indonesia: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Leroy, S., Olney, P., & Ruel, M. (2016). Positive impacts of integrated nutrition interventions. Journal of Nutrition, 146(5), 947–956.

Lestari, H., & Alwi, M. (2021). Keterlibatan perguruan tinggi dalam pencegahan stunting melalui pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 33–41.

McLeroy, K., Bibeau, D., Steckler, A., & Glanz, K. (1988). An ecological perspective on health promotion programs. Health Education Quarterly, 15(4), 351–377.

Nugroho, R., & Fadhilah, T. (2022). Evaluasi program penyuluhan gizi pada keluarga balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(3), 212–220.

Prendergast, A., & Humphrey, J. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265.

Rahayu, S. (2020). Preferensi konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 15(2), 45–55.

Suryani, A., & Wahyuni, N. (2021). Local food-based complementary feeding in preventing stunting. Public Health Nutrition Journal, 25(3), 356–364.

Syamsuddin, A., & Idris, R. F. (2020). Edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 119–126.

United Nations Children’s Fund (UNICEF). (2021). Situasi anak di Indonesia: Gizi dan perlindungan. Jakarta, Indonesia: UNICEF Indonesia.

Utami, F., & Wahyuni, R. (2022). Pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Gizi Indonesia, 10(1), 23–31.

Victora, A., Adair, L., Fall, C., Hallal, P. C., Martorell, R., Richter, L., & Sachdev, H. S. (2008). Maternal and child undernutrition: Consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371(9609), 340–357.

World Health Organization. (2022). Global nutrition targets 2025: Policy brief series. Geneva, Switzerland: WHO.

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Edukasi Gizi dan Pangan Lokal sebagai Strategi Pengabdian Masyarakat untuk Menurunkan Risiko Stunting di Kota Kendari. (2025). Abdiku Negeri: Jurnal Pengabdian Untuk Pendidikan, 1(2), 1-7. https://jurnal.pgri-kolut.or.id/index.php/Abdiku_Negeri-JPP/article/view/1